Bengawan Tech
Untuk UMKM

Pesanan, stok, dan pembukuan toko Anda rapi di satu tempat

Kebanyakan usaha kecil berjalan dari satu ponsel: pesanan masuk lewat WhatsApp, stok dihitung di kepala, dan pembukuan menunggu malam hari di buku tulis. Kami membuat aplikasi sederhana yang mengambil alih pekerjaan itu, supaya Anda punya lebih banyak waktu untuk melayani pembeli dan mengurus produksi.

Masalah yang sering kami dengar

Cerita ini hampir selalu muncul saat kami mengobrol dengan pemilik usaha kecil, baik yang berjualan makanan, pakaian, maupun kerajinan.

  • Pembukuan masih di buku atau spreadsheet

    Penjualan dicatat di buku tulis atau lembar spreadsheet yang diisi kalau sempat. Saat ingin tahu untung bulan lalu, Anda harus menjumlah ulang dari awal.

  • Pesanan WhatsApp tercecer

    Pesanan datang dari banyak obrolan sekaligus. Ada yang terlewat dibalas, ada yang lupa dikirim, dan rekap harian dibuat dengan menggulir layar satu per satu.

  • Stok baru ketahuan habis saat ada yang pesan

    Jumlah barang di rak dan di catatan jarang sama. Barang yang laris kosong tanpa disadari, sementara barang lain menumpuk di gudang.

  • Pertanyaan yang sama dijawab berulang kali

    Masih ada atau tidak, bisa dikirim kapan, bayarnya ke mana — pertanyaan seperti ini menyita waktu yang seharusnya dipakai untuk menyiapkan pesanan.

Yang bisa kami bangun

Tidak harus dibangun sekaligus. Kebanyakan pemilik usaha mulai dari satu bagian yang paling merepotkan, lalu menambah yang lain belakangan.

  • Katalog dan pemesanan online

    Halaman toko milik Anda sendiri: pembeli melihat produk, memilih varian, dan mengirim pesanan tanpa harus menunggu dibalas.

  • Rekap pesanan dari WhatsApp

    Pesanan yang masuk lewat obrolan dicatat ke satu daftar dengan status yang jelas: baru, diproses, dikirim, selesai.

  • Kasir sederhana di ponsel atau tablet

    Penjualan di toko langsung tercatat dan mengurangi stok, tanpa perlu menulis ulang di buku.

  • Catatan stok dan pengingat barang menipis

    Anda diberi tahu sebelum barang yang laris habis, sehingga belanja bahan bisa direncanakan.

  • Pembukuan harian otomatis

    Pemasukan dan pengeluaran tersusun menjadi ringkasan harian dan bulanan yang bisa dibuka kapan saja.

  • Balasan otomatis untuk pertanyaan umum

    Jam buka, cara pesan, dan cara bayar dijawab otomatis, sementara pertanyaan yang perlu Anda tangani tetap diteruskan.

Cara kami mulai

Kami menyesuaikan diri dengan ritme usaha Anda — obrolan bisa dilakukan di sela jam ramai.

  1. Obrolan awal

    Ceritakan bagaimana pesanan masuk, dicatat, dan dikirim hari ini. Foto buku catatan atau tangkapan layar obrolan pembeli sudah sangat membantu kami memahami alurnya.

  2. Menyepakati ruang lingkup

    Kami pilih bersama bagian yang paling menyita waktu, lalu menuliskan apa yang dibuat lebih dulu dan apa yang bisa menyusul, dengan bahasa yang mudah dipahami.

  3. Pengerjaan bertahap

    Fitur dikerjakan sedikit demi sedikit dan bisa Anda coba langsung dengan pesanan sungguhan. Masukan Anda menentukan apa yang kami rapikan berikutnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Usaha saya masih kecil. Apakah sudah perlu aplikasi?

Belum tentu. Kadang yang dibutuhkan cukup katalog sederhana atau rekap pesanan, bukan sistem lengkap. Kami akan bilang terus terang kalau cara Anda sekarang masih cukup.

Pembeli saya terbiasa pesan lewat WhatsApp. Apakah harus pindah?

Tidak harus. WhatsApp tetap bisa jadi pintu masuk pesanan; aplikasinya yang membantu mencatat, mengingatkan, dan merekap pesanan itu di belakang layar.

Saya dan karyawan tidak paham teknologi. Bisakah kami memakainya?

Bisa. Tampilan kami buat sesederhana mungkin, dan kami mendampingi Anda serta karyawan saat mulai memakainya sampai terbiasa.

Mulai dari satu hal yang paling merepotkan toko Anda

Kirim pesan dan ceritakan apa yang paling sering bikin pusing: pesanan tercecer, stok yang tidak cocok, atau pembukuan yang menumpuk. Kami bantu memilah mana yang perlu dibuatkan aplikasi lebih dulu.